hm... dah lama banget gak pernah buka-buka halaman blogku. Mungkin karena kesibukan atau memang gak terlalu banyak hal-hal yang begitu menyita perhatian.
Gak seperti dulu, saat kebanyakan waktuku kuhabiskan sendiri, seorang diri. Dahulu, teman sejatiku tak lebih dari tumpukan buku yang terkadang kubiarkan berserak di lantai kamarku, atau bahkan bersama menikmati kerasnya kasur di kamar kosku. Dengan impian yang nyaris habiskan setiap waktu luang, sering kali kutuliskan baris-baris cinta yang tak tersampaikan. Kesendirianku membuatku lebih sering mengabadikan sejarah dalam berkas-berkas yang pernah kucoba tuk kusatukan.
Mungkin karena sekarang waktuku lebih jarang untuk menyendiri. Pagi hari ketika membuka mata, aku sudah bisa mendapati putriku Aisyah Muthia yang terkadang lebih dahulu menyapaku dengan senyumnya yang kurasa lebih mirip milikku daripada milik umminya. Atau di lain kali ia membangunkanku dengan jerit tangisnya yang nyaring seperti suara umminya :P. Dan Nailatul Izzah kekasihku, ia akan terus bersamaku hingga aku berangkat memenuhi kewajibanku.
Sepulang kerja, aku biasa mendapati senyum manis putriku dan wajah ayu istriku menyambut. Untuk kemudian, aku bersama mereka hingga tiba waktu istirahat. Jika Aisyah kecilku terlelap lebih dahulu, itu adalah saatku bercengkerama dengan belahan jiwaku.
Dan kesendirianku, ada di tempat kerja dan sepanjang jalan yang berdebu.
Dan kini, aku kembali ke blogging. Kenapa? Kesendirian. Ya, tempat kerja adalah satu di antara saat-saat sendiriku. Telah lama kuhabiskan waktu jika pekerjaan telah terlalu banyak menyita pikiran, dengan menjelajahi halaman-halaman friendster untuk mencari teman lama yang mungkin ada di belahan dunia maya yang lain. Mengisi bulletin, dan manghabiskan waktu dengan soal-soal konyol. Itulah aku.
Dan agaknya aku merindukan saat-saat dulu aku lebih sering bercerita. Teman-teman IRC-ku yang membawaku ke dunia blogging. Duh, aku merindukan kalian....
Aku kembali ke halaman-halaman pucat blogku. :)

